Bagaimana Cara Membagikan Injil di Komunitas Anda

Membagikan Injil membutuhkan keberanian, dan juga melibatkan kegiatan mendengar sesama kita secara aktif serta berpartisipasi dalam komunitas. Hal tersebut melibatkan membangun jembatan dan mempelajari budaya, bahasa, dan konteks sehingga kita dapat membagikan Injil dengan pemahaman, serta dalam waktu dan tempat yang tepat.


Ketika Anda memikirkan tentang bagaimana cara membagikan Injil di dalam komunitas Anda, atau bahkan ketika Anda memikirkan tentang kata ‘penginjilan’, apa yang muncul di pikiran Anda? Mungkin Anda berpikir tentang keberanian Anda untuk memberikan kesaksian hidup atau suatu ayat Alkitab tertentu di waktu yang tepat?


Bagaimana jika Tuhan menginginkan Anda untuk mengasihi sesama Anda, mendengarkan mereka, belajar dari mereka, mengusahakan ‘shalom’ di lingkungan Anda, dan membangun jembatan dengan hadir sebagai pembawa pemulihan di tempat Anda tinggal, bekerja, atau bahkan bermain?


Tuhan telah terlebih dulu mengasihi kita, dan dari kasih yang begitu besar itu kita dapat mengasihi sesama kita, komunitas kita, bahkan kota kita. Kita seharusnya memiliki kerinduan untuk belajar bagaimana membagikan Injil-kasih yang begitu besar itu-kepada sesama kita karena Injil mengubahkan segala sesuatu.


Mempercayai bahwa Injil berbicara pada setiap situasi mengizinkan kita untuk menjadi lebih dekat dengan sesama sebagaimana Yesus datang mendekat pada kita. Untuk menjangkau jiwa-jiwa yang terhilang, Yesus sendiri mendengar mereka dan bahkan melewati batasan kultural agar dapat mendekat kepada mereka. Kita dapat mengambil langkah-langkah seperti Kristus dengan mendekatkan diri kepada harapan, ketakutan, pertanyaan, dan keraguan dari sesama kita. Seharusnya, kita tidak takut dengan paparan yang ada di sekitar kita, melainkan mendorong kita untuk berdoa dan mengasihi sesama kita melalui Injil.


Berikut adalah beberapa pilihan untuk Anda pertimbangkan ketika kita belajar bagaimana membagikan Injil di dalam komunitas Anda:

  • Melakukan doa keliling melalui beberapa lokasi di lingkungan Anda. Minta Tuhan untuk membantu Anda melihat komunitas di sana sebagaimana Ia melihatnya. Ajak juga anggota-anggota komunitas untuk berdoa bersama Anda.

  • Berpartisipasi di dalam kehidupan komunitas Anda. Terlibatlah dalam percakapan, hadirlah dalam acara-acara kultural, pertemuan, atau bahkan tempat rekreasi.

  • Tunjukkan ketertarikan pada hal-hal yang disukai oleh sesama Anda. Tanyakan berbagai pertanyaan dan belajar dari mereka.

  • Berpartisipasi dalam forum-forum dan acara yang membahas isu-isu dalam komunitas, seperti musyawarah, kepengurusan komunitas, atau advokasi.

  • Mendekat kepada mereka yang terkadang kurang dipandang/dihormati dalam komunitas. Pelajari apa yang mereka ketahui tentang komunitas Anda, khususnya apa yang baik dan yang tidak baik. Bagaimana Anda dapat berkontribusi sesuai dengan bidang Anda untuk bekerja sama dengan mereka dalam mengusahakan kedamaian dan keutuhan dalam komunitas Anda?

  • Memobilisasi sukarelawan dalam beberapa kesempatan dengan pihak-pihak tertentu untuk mengusahakan kesejahteraan bersama, seperti program musim panas kaum muda, atau bakti sosial.

  • Memobilisasi gereja Anda untuk memulai kegiatan-kegiatan yang memenuhi kebutuhan penting dalam komunitas Anda. Jangan hanya menebak-nebak apa kebutuhan tersebut. Temuilah tetangga Anda, temui organisasi, temui instansi pemerintah, dan pihak-pihak lainnya untuk menemukannya.

    Mendekatlah, dengarkan, pelajari, dan layanilah!